Selasa, 21 Agustus 2012

Alhamdulilah....Akhirnya Sampai Juga.....

Berangkat dari bandara Mopah Merauke pukul 11.00 waktu setempat, tetapi perasaan sudah berada di Surabaya. Bayangan tentang berbagai macam hal yang berkaitan dengan Surabaya terus bermain didalam otakku, mulai dari ramainya kota, bisingnya kendaraan bermotor, macetnya jalan-jalan protokoler di Surabaya dan tak ketinggalan masalah kuliner yang membuat liur meleleh "lontong balap Garuda dan Rujak Cingur".
Transit di bandara Sultan Hasanuddin di kota Makassar selama 3 jam terasa seperti 3 tahun. Beli tas kecil untuk oleh-oleh buat seseorang yang menunggu di kota Surabaya. 80 menit perjalanan saya sibukkan dengan melihat arloji ditangan terus menerus, tidak sabar ingin menginjakkan kaki di Surabaya.
Perjalanan yang melelahkan akhirnya terbayar begitu pesawat berada tepat diatas kota "Pahlawan", kota Surabaya. Gemerlap lampu kota Surabaya yang indah begitu membuat rasa lelah dan bosan selama perjalanan hilang seketika. Sayang pemandangan yang begitu indahnya tidak sempat saya abadikan.
Setelah mendarat di bandara Juanda saya langsung menyewa taksi untuk meluncur ke arah Margorejo kampungku yang berjasa membesarkanku. Selama perjalanan ke Jl. Margorejo tidak ditemui kemacetan yang berarti. Gedung-gedung menghiasi berbagai sudut kota Surabaya, kotaku yang dulu sudah berubah total, wilayah-wilayah pinggiran kota Surabaya sudah banyak mendapat sentuhan pembangunan. Wajar bila Surabaya sekarang menjadi kota bisnis kedua di Indonesia setelah Ibukota Jakarta.
Kapan ya....bisa menjalankan bisnis di Surabaya...