Pariwisata

Beberapa kawasan menarik yang harus di kunjungi bila liburan ke Surabaya antara lain:


Kawasan minat khusus: 
1. Ampel (wisata religi)
Ampel, adalah sebuah kawasan di bagian utara Kota Surabaya dimana mayoritas penduduknya merupakan etnis Arab. Di kawasan ini kental suasana Timur Tengah, dan pasarnya menjual barang-barang dan makanan khas Timur Tengah. Pusat kawasan Ampel adalah Masjid Ampel, yang didirikan pada abad ke-15. Kawasan Ampel merupakan salah satu daerah kunjungan wisata di Surabaya. Daerah ini ramai setelah kedatangan Sunan Ampel atau Raden Rahmat atau Makdhum Ibrahim (salah satu anggota Wali Songo) yang membuka daerah tersebut untuk dijadikan Pondok Pesantren. Sunan Ampel yang berasal dari Kerajaan Champa (Vietnam) diberi tanah di daerah Ampel oleh Raja Majapahit Brawijaya V. Kawasan Ampel kemudian menjadi salah satu pusat penyebaran Islam di Jawa oleh Walisongo. Makam Sunan Ampel terdapat di kawasan ini, dan menjadi tempat ziarah.

2. Taman Budaya Cak Durasim
Gedung ini sering digunakan sebagai perormance seni dan budaya, baik untuk melibatkan potensi Surabaya atau Jawa Timur. Nama Cak Durasim diambil dari aktor ludruk, Cak Durasim mendirikan Ludruk dalam penjajahan Jepang di Indonesia. Keberaniannya menciptakan syair yang menggambarkan keindahan alam dari kidungan jula juli yang kemudian membuat dia ditangkap sebagai tawanan Jepang pada tahun 1933.
Pada saat itu, Cak Durasim di desa Mojorejo, Jombang, dan menyanyikan lagu Jawa dengan judul Begupon omahe doro melu Nippon tambah soro (Begupon rumahnya burung dara, ikut Jepang/Nipon tambah sengsara). Cak Durasim mewujudkan perjuangan melawan penjajah melalui kidungan yang merupakan kekuatan budaya. Melalui budaya, semua pihak diharapkan untuk dibuka hati nuraninya, sehingga melihat kebenaran dengan bijaksana.
Karena tindakan itu, nama Cak Durasim itu kemudian digunakan sebagai Gedung Taman Budaya Jawa Timur yang berada di Kota Surabaya. Sebagai tempat pameran seni rakyat, (Ludruk, Wayang Kulit), Dalang (pemain wayang kulit). Selain itu nama dari Cak Durasim pun dijadikan sebuah event yakni Festival Cak Durasim (FCD) yang merupakan sebuah festival seni untuk melestarikan budaya Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya yang diadakan di Gedung Cak Durasim Surabaya disetiap tahunnya.
Selain itu ada juga Festival Seni Surabaya (FSS) yang mengangkat segala macam bentuk kesenian misalnya teater, tari, musik, seminar sastra, pameran lukisan. pengisi acara biasanya selain dari kelompok seni di surabaya juga berasal dari luar surabaya. diramaikan pula pemutaran film layar tancap, pameran kaos oblong dan lain sebagainya, yang diadakan setiap satu tahun sekali di bulan juni bertempat di Balai Pemuda.

Genteng Cak Durasim (Taman Budaya)
Jl. Genteng Kali, Bubutan Surabaya Pusat
Telp. 031 5345108

3. Kya Kya Surabaya
Pemerintah Kota Surabaya pernah berkeinginan untuk menjadikan kawasan Kembang Jepun menjadi semacam Malioboro tidak mendapat respons yang baik dari para pedagang kaki lima (PKL), bahkan oleh masyarakat Kota Surabaya sendiri. Akhirnya, kawasan ini mati kembali di malam hari, gelap gulita dan rawan kejahatan. Berbeda dengan keadaan siang hari yang sangat dinamis.
Melihat banyaknya ikon kota yang pelan-pelan meredup mati dan ditinggalkan warganya, muncullah ide untuk segera menyelamatkannya. Studi dan perencanaan awal hanya dilakukan 2 minggu, namun tidak mengurangi kualitas perancangan itu sendiri dengan melakukan studi lapangan dan studi literatur, diskusi dengan pemerintah kota, warga setempat, komunitas pedagang kaki lima bahkan studi banding ke luar negeri (Chinatown di Singapura). Studi-studi dan pelaksanaan dilakukan bersama-sama dengan tim eksklusif di bawah pimpinan Wali Kota Surabaya Bambang D. Hartono, demikian juga dengan pihak DPRD Surabaya di bawah pimpinan Armuji, dan PT Kya-Kya Kembang Jepun di bawah pimpinan Dahlan Iskan.
Pusat Kya-kya ini akhirnya dirancang pada jalan sepanjang 730 meter, lebar 20 meter, menampung 200 pedagang (makanan dan nonmakanan), 2.000 kursi, 500 meja makan dengan memperhatikan studi keamanan. Selain itu, studi perilaku warga Kota Surabaya, studi parkir dan transportasi, studi budaya (arsitektur setempat, genius loci), studi kelayakan ekonomis, teknis, sistem kebersihan, utilitas (saluran air, drainage, listrik, sistem suara, sampah), pemanfaatan SDM setempat, kerja sama dengan warga, LSM, potensi-potensi wisata (bangunan kuno, monumen bersejarah), dan sebagainya secara terpadu.
Kya-Kya Surabaya akhirnya berhasil diwujudkan. Secara resmi Kya-Kya Surabaya dibuka pertama kali pada tanggal 31 Mei 2003, bertepatan dengan hari ulang tahun kota Surabaya.
Lokasi Kya-kya Kembang Jepun tidak ada duanya ketika kawasan ini sarat dengan malam budaya, maka tatkala arsiteknya pun membawa the spirit of place, suguhan arsitektur Tiongkok adalah sebuah kemutlakan. Pementasan budaya yang berkualitas pun disuguhkan seperti festival ngamen, suguhan musik keroncong, musik klasik Tiongkok, hingga Barongsai anak-anak dan tari Ngremo Bocah. Sedangkan, acara-acara tematik digelar seperti Shanghai Night, Dancing on the Street, Agoestoesan Tjap Kya-kya Kembang Djepoen serta Mystical Night, Festival Bulan Purnama dan sebagainya.

4. G-Walk
Sebagian besar masakan tradisioanal Jawa Timur maupun Nusantara tersedia di G-Walk. Tak ketinggalan pula masakan khas Cina, Jepang, Thailand, maupun Eropa. Semua ada di sini.
Di G-Walk, Anda bisa mencari makanan berat maupun cemilan, atau bahkan sekedar minum untuk kongko. Jika Anda ingin masakan tradisional Jawa Timur seperti tahu campur, tahu tek-tek atau rujak cingur, silahkan datang ke Tahu Campur Pak Hadi. Berbeda dengan tahu campur kebanyakan, tahu Campur Pak Hadi tidak menggunakan gajih, tapi hanya bagian urat saja.
Jika Anda ingin mencari makan malam dengan pilihan menu yang beragam, silahkan datang di resto The Pool. Resto dengan suasana kolam ini menyediakan tempat makan yang cukup luas, cocok untuk bersantap bersama dalam rombongan besar. Suasananya nyaman, pilihan menunya banyak, ikan, ayam, bebek, belut,daging sapi, dll.
Anda ingin mencari makanan kecil, Anda bisa mencoba Jagung Bakar Petra atau Agojas. Pendek kata, di G-Walk, Anda tinggal jalan kaki untuk memilih ratusan jenis makanan yang Anda inginkan.
Rumah makan ini buka tiap hari pukul 17.00 – 23.00.
Kategori:
Kuliner / Rumah Makan
Alamat:
Citraland Surabaya
Surabaya, Jawa Timur
Nomor Telepon:
031-7402008

5. Pantai Kenjeran
Pantai Kenjeran terletak di bagian timur Surabaya dengan berbagai fasilitas yang disediakan mulai dari olah raga hingga pusat oleh-oleh khas Suarabaya ada di sana. Fasilitas anak-anak juga disediakan agar putra-putri anda merasakan liburan yang menyenangkan di sini. Keindahan lautnya juga dapat dinikmati dengan berperahu hingga Pulau Madura yang terletak berdekatan juga dapat dinikmati. Satu lagi fasilitas yang tersedia di pantai Kenjeran yaitu bagi yang mempunyai hobi bermain diatas ombak dapat menjajal kemampuannya untuk berselancar di sini.



6. Taman Bungkul dan Bratang.
Taman Bungkul
Taman yang berlokasi di Jalan Raya Darmo Surabaya ini terletak di area sekitar 900 meter persegi dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti amfiteater dengan diameter 33 M, jogging track, taman bermain anak-anak dan lahan untuk papan luncur. Selain itu, taman ini juga difasilitasi dengan akses internet nirkabel.
Taman Bungkul diambil dari nama Mbah Bungkul, dimana makam beliau juga terletak pada taman ini. Mbah Bungkul adalah julukan untuk Ki Supo, seorang ulama di kerajaan Majapahit (abad XV), yang juga saudara ipar Raden Rahmat atau Sunan Ampel.
Taman Bungkul sudah seperti jantung kota Surabaya. Taman ini sekarang menjadi taman wisata bagi mereka yang ingin menikmati suasana hijau di tengah kota. Beberapa acara juga sering di gelar ini taman ini bagi kegiatan hiburan atau kebudayaan
Di bagian belakang taman, terdapat beberapa warung yang menawarkan menu khas Surabaya, seperti Rawon, Soto, Bakso dan banyak lagi. Taman Bungkul selalu ramai dikunjungi dari pagi hingga malam hari dan menjadi bagian dari kota Surabaya yang pantas untuk dibanggakan.

Taman Bungkul hadir dengan mengusung konsep Sport, Education dan juga Entertainment, Letaknya yang cukup strategis dan berada tepat di tengah kota (Jl.Raya Darmo) membuat taman ini tidak pernah sepi dari pengunjung baik tua, muda maupun anak-anak bahkan juga para Lansia bebas menikmati setiap sudut taman ini.
Sejak di resmikan pada 21 maret 2007, Taman Bungkul memang semakin menarik dan mempesona. Salah satunya di karenakan sarana yang melengkapinya bisa di bilang tergolong komplit, Seperti skateboard track dan BMX track, Jogging track, Plaza (panggung untuk Live performance berbagai jenis entertainment), Zona akses Wi-fi gratis, telepon umum, Area green park dengan kolam air mancur, taman bermain anak-anak hingga pujasera pun ada.

Taman Bratang
Taman Bratang atau Taman Kebun Bibit Bratang Surabaya merupakan taman yang menarik dengan beraneka tumbuhan tropis dari berbagai jenis pohon berada disitu. Tidak kurang dari seribu pohon tumbuh di sana hingga menimbulkan suasana yang sejuk, nyaman dan menyumbangkan udara segar bagi kota Surabaya. Selain itu di sana juga tersedia pembibitan bunga anggrek dan fasilitas areal jogging track yang baik. Lokasi yang berdekatan dengan Pasar Burung dan Pasar Bunga Bratang ini didukung dengan areal parkir yang luas.
7. Monumen dan museum
Tugu Pahlawan, Monumen Kapal Selam, Museum Negeri Mpu Tantular, Museum House of Sampoerna, Monumen Mayangkara, Monumen Bambu Runcing, Monumen Jales Veva Jaya Mahe, Museum Nahdlatul Ulama, Monumen Jendral Soedirman. Museum 45, Patung Karapan Sapi, Monumen Bhayangkara.

8. Bangunan bersejarah dan cagar budaya
Grahadi, Balai Kota Surabaya, Balai Pemuda, Internatio, Jembatan Merah, Kantor Gubernur Jawa Timur, Monumen Kapal Selam, Hotel Majapahit Mandarin Oriental, Pelabuhan Kalimas, Kantor Pelni, Gedung PTPN XXII, Gedung Bank Niaga, Gedung PT Artho Ageng Energi, Hotel Ibis Surabaya.

9. Kebun Binatang Surabaya
Kebun Binatang Surabaya (KBS) adalah salah satu kebun binatang yang populer di Indonesia, terletak di sebelah utara Terminal bis Joyoboyo di Jl. Setail No. 1 Surabaya, KBS merupakan kebun binatang yang pernah terlengkap se-Asia Tenggara, didalamnya terdapat lebih dari 351 spesies satwa yang berbeda yang terdiri lebih dari 2.806 binatang. Termasuk didalamnya satwa langka Indonesia maupun dunia terdiri dari Mamalia, Aves, Reptilia, dan Pisces.

Tidak ada komentar: